Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta

Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • BEBAS PUSTAKA
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Gambaran kelainan refraksi pengemudi ojek online Shelter Pondok Ranji tahun 2022

Nicholas Ariesta - Nama Orang; Taufik Hadi - Nama Orang; J. FR. Sulistyorini - Nama Orang;

Transportasi memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi karena merupakan inti dari mobilitas ekonomi dan kehidupan masyarakat Indonesia. Menyadari pentingnya peran transportasi baik transportasi pribadi maupun umum yang terintegrasi dan diatur oleh sistim transportasi nasional agar dapat memberikan pelayanan transportasi yang tertib, nyaman, cepat, lancar dengan biaya murah. Mata merupakan salah satu organ penglihatan yang sangat penting dalam kehidupan manusia, dimana proses energi cahaya dari lingkungan menyebabkan perubahan khusus pada sel saraf, sel batang dan sel kerucut diretina menghasilkan potensial aksi saraf, yang ditransmisikan kesaraf optik dan kemudian ke otak, dimana informasi yang disebut penglihatan diproses. Semakin meningkatnya jumlah pengguna handphone seiring dengan kemajuan teknologi terutama dibidang transpotasi, menyebabkan terutama pengemudi ojek online yang mulai mengalami kelainan penglihatan, sehingga sulit bagi pengemudi ojek online untuk melakukan aktifitasnya menggunakan handphone dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kelainan refraksi pada pengemudi ojek online di Shelter Pondok Ranji.
Metode penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi berjumlah 50 orang dan sampel berjumlah 35 orang pengemudi ojek online yang tidak menggunakan kacamata dengan teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling, teknik purposive dan sumber datanya berdasarkan penyebaran survei pada pengemudi ojek online.
Hasil penelitian ini diketahui sebanyak 16 orang (45%) memiliki kelainan refraksi myopia ringan dan sebanyak 19 orang (55%) memiliki kelainan refraksi myopia sedang. Yang berjenis kelamin laki-laki adalah yang terbanyak berjumlah 30 orang (86%) dan perempuan hanya berjumlah 5 orang (14%),
Kesimpulan penelitian kelainan refraksi banyak diderita oleh pengemudi ojek online dengan kelainan refraksi myopia sedang antara S- 3. 00 - S- 5.00 sebanyak 19 orang (55%) dari total responden 35 orang (100%). Lebih banyak pengemudi ojek online yang berkerja lebih dari setahun, (89%) 31 orang, bekerja pada siang hari (91%) 32 orang dan 28 orang merasa kesulitan saat berkendara (80%). Kelainan refraksi tersebut disebabkan aktifitas para pengemudi ojek online banyak menggunakan handphone dan juga beberapa karena faktor genetik. Para pengemudi ojek online tersebut belum pernah melakukan pemeriksaan refraksi dan ditemukan bahwa mereka memiliki kelainan refraksi myopia.


Ketersediaan
KTI00013eKTI KR 22 00013eperpus.e-leprindo.ac.idTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI KR 22 00013e
Penerbit
Jakarta : ARO Leprindo Jakarta., 2022
Deskripsi Fisik
xii, 39 hlm.: ilus.; 31 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
KTI KR
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
kelainan refraksi
ojek online
sistem penglihatan manusia
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Nicholas Ariesta
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Gambaran kelainan refraksi pengemudi ojek online Shelter Pondok Ranji tahun 2022
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta
  • Repository
  • e-Journal Optometri
  • Website

Tentang Kami

Yayasan Lembaga Pendidikan Refraksionist Optisien Indonesia (LEPRINDO) didirikan pada 16 Mei 1978 dan Institusi dahulu bernama “Institusi Refraksionis Optisien”, yang awalnya menyelenggarakan program Diploma I. Dengan berjalannya waktu, serta kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tenaga Ahli Madya Refraksionis Optisien, maka sejak tahun 1986 berubah menjadi program pendidikan jenjang Diploma III Ahli Madya Refraksionis Optisien dan Institusi bernama “AKADEMI REFRAKSI OPTISI LEPRINDO JAKARTA” yang hingga saat ini telah meluluskan sebanyak 43 angkatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Permohonan Koleksi Baru Feedback Pemustaka Cek Plagiasi Karya Tulis Ilmiah

© 2026 — Perpustakaan Akademi Refraksi Optisi Leprindo Jakarta

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik